Halaman

Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 April 2015

Warning!!! Kejahatan Card Trapping dengan Memacetkan Mesin ATM!

Modus kejahatan dengan memacetkan masin ATM bank kemudian memasang logo/stiker Call Center Palsu mulai marak lagi. Modus kejahatan ini mulai memakan korban sejak sekitar tahun 2007. Korbannya cukup banyak dengan kerugian kalau dikumpulkan cukup besar mencapai ratusan juta rupiah.

Modus ini sebenarnya terbilang cukup sederhana. Caranya yaitu dengan mengganjal mulut tempat kartu masuk pada mesin ATM dengan batang korek api. Ini dilakukan dengan sangat rapi, sehingga tidak sampai terbaca oleh sensor card reader. Baru setelah ada kartu masuk dan selesai transaksi, maka kartu akan tertahan dan tidak dapat keluar.
Selain memacetkan mesin ATM, pelaku juga membuang logo/stiker asli Call Center Bank yang biasanya tertempel pada mesin ATM, dengan logo / stiker palsu yang tertulis nomor call center palsu (yaitu no. Hp. pelaku / anteknya.) Ketika kartu nasabah tidak  bisa keluar/macet, Nasabah melihat call center palsu tersebut dan menghubungi no.palsu tersebut. Atau ketika kartu macet ada antek / pelaku yang pura2 antri dbelakang dan menyarankan untuk memblokir kartu ATM dengan cara menghubungi nomor telp.call center palsu tersebut.
Operator palsu call center nantinya akan meminta data-data rahasia nasabah termasuk nomor PIN kartu. Dengan nomor PIN inilah pelaku dengan leluasa melakukan transaksi menggunakan kartu ATM yang telah berhasil dikeluarkan dari mesin ATM. Pelaku bisa melakukan penarikan maksimal 5-10 juta rupiah tunai, atau melakukan tranfer ke rek lain sampai dengan 100 juta rupiah, atau untuk melakukan pembelian pulsa sebesar un-limited. Bisa dibayangkan kerugian yang akan dialami oleh nasabah korban kejahatan ini.
Modus ini bisa di antisipasi dengan cara waspada dan mencatat no. call center asli bank ketika nasabah menerima kartu ATM baru dari petugas CS Bank, jadi nasabah akan menelpon no. call center yang benar ketika akan melakukan pemblokiran. Harap di ingat bahwa call center asli bank tidak pernah menanyakan no. PIN kartu ATM!! Jadi kalau ada call center yang menanyakan nomor PIN kartu, bisa dipastikan itu call center palsu.
Jadi ketika kartu ATM Anda macet atau nyangkut di mesin ATM, pastikan Anda segera melakukan blokir Kartu ATM dengan menghubungi nomor Call Center Bank yang asli!!
Dilansir oleh prapto.com

Jumat, 20 Maret 2015

Tips Pengamanan Transaksi melalui EDC (rintisan)

Untuk kenyamanan dan keamanan Anda bertransaksi di EDC , perhatikan beberapa hal berikut :
· Periksa nilai transaksi
· Selalu ikuti keberadaan kartu
· Menutup tombol pinpad dengan tangan pada saat anda memasukkan PIN EDC
· Mintalah kartu debit Anda kembali
· Jangan beritahu PIN Anda kepada orang lain termasuk petugas bank atau keluarga·
- Jika Anda mengalami kesulitan di EDC, hubungi segera Call Center resmi
Sumber: BNI

Mewaspadai Kejahatan Phising

Phising adalah suatu cara/aksi penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan informasi informasi rahasia seorang nasabah seperti User ID, PIN , Data Kartu Kredit dengan cara :
· Membuat situs palsu yang memiliki alamat dan tampilan mirip dengan situs resmi milik bank
· Mengirim URL link ke situs yang dibuat menyerupai situs resmi milik bank
· Mengirim email, sms yang menginformasikan URL link atau login screen atau meminta nasabah login dengan memasukkan User ID dan PIN

Tips Aman Bertransaksi di BNI Internet Banking,

Demi keamanan dan kenyamanan Anda dalam bertransaksi di BNI Internet Banking, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan :

1. Ganti password BNI Internet Banking dan PIN BNI e-Secure Anda secara berkala dengan kombinasi yang unik dan sulit diketahui oleh orang lain.

2. Lindungi komputer Anda dengan anti virus ter-update untuk mencegah terinfeksinya komputer Anda dengan virus, malware, spyware, ataupun bentuk aplikasi-aplikasi lainnya yang dapat merugikan Anda.