Halaman

Tampilkan postingan dengan label cash management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cash management. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 April 2015

Perusahaan Dapat Menggandeng Perbankan Agar Lebih Efisien

Apa jadinya jika perusahaan tidak efisien?
Tumbuhnya kembangnya suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh faktor efisiensi. Semakin efisien operasional perusahaan maka akan semakin baik.


Sebagai contoh pertama,  ketika suatu perusahaan terpaksa masih harus menggunakan mesin-mesin lama untuk produksi. Angka produksi yang rendah tentunya tidak akan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Disisi lain perusahaan masih harus mengeluarkan biaya yang tinggi untuk perawatan mesin mesin tua.

Contoh inefisiensi kedua adalah ketika perusahaan masih menerapkan cara cara konvensional dalam mengelola keuangannya. Beberapa perusahaan saya jumpai masih membayarkan gaji karyawannya dengan cara dimasukkan ke dalam amplop. Jika karyawan hanya berjumlah antara 10 sd 20 maka tidak terlalu menjadi masalah.

Tapi bayangkan jika perusahaan memiliki seratus, seribu, atau bahkan puluhan ribu, maka bisa diperkirakan cara amplop ini akan menyita banyak sumber daya. Mempersiapkan ribuan amplop dengan isi uang pecahan tertentu tentunya cukup sulit. Belum resiko selisih kelebihan atau kekurangan uang. Di sisi lain bisa dihitung berapa cost yang terbuang sia sia untuk pengadaan amplop.

Untuk mengatasi contoh contoh inefisiensi diatas, perusahaan dapat menggandeng mitra perbankan.
Perusahaan dapat meningkatkan produktifitas dengan meremajakan mesin mesin yang ada. Mesin lama dapat di lelang dan menggandeng bank untuk pembiayaan pengadaan mesin baru.

Langkah ini mendatangkan beberapa keuntungan. Perusahaan mendapatkn keuntungan dengan menjual mesin lama. Tentunya hal ini juga akan menurunkan beban biaya perawatan.
Sebaliknya dengan mesin baru, perusahaan memiliki kesempatan untuk meningkatkan volume produksinya untuk memenuhi permintaan pasar.

Permasalahan pembayaran gaji karyawan dapat di atasi dengan sistem payrol. Karyawan dapat di bukakan rekening bank untuk menerima Gaji.
Karyawan di berikan buku tabungan dan kartu ATM berbiaya rendah.


Prapto.com

Sabtu, 21 Maret 2015

Mengenal Sistem Pengelolaan Keuangan Perusahaan (Cash Management System) berbasis Perbankan.

Cash Management System telah ada sejak dahulu. Yang berbeda bahwa dengan adanya perkembangan zaman yang semakin modern, kebutuhan transaksional keuangan didalam satu perusahaan semakin komplek. Jika dahulu kala perusahaan hanya membutuhkan system pengelolaan keuangan yang sederhana seperti pembelian dan penjualan, maka era sekarang perusahaan membutuhkan system yang lebih rumit.

Mari kita coba bandingkan berdasarkan ciri umumnya.

Jumat, 20 Maret 2015

Memanfaatkan Sweep Account Untuk Mengendalikan Saldo Rekening Perusahaan.

Ketika sebuah perusahaan tumbuh dan perkembang, maka akan terjadi perubahan pada pengelolaan keuangannya. Kalau sebelumnya perusahaan hanya membutuhkan satu atau dua rekening bank, maka dengan dibukanya cabang-cabang yang baru, kebutuhan rekening untuk operasional akan bertambah.  
Banyaknya rekening bank yang dimiliki memunculkan masalah baru. Perusahaan kesulitan untuk memantau saldo masing-masing rekening yang ada di kantor-kantor cabang.  Yang terjadi adalah saldo rekening di salah satu cabang dengan cabang lainnya tidak seimbang.  Adanya penumpukan uang disalah satu cabang, sehingga ada dana mengendap dan tidak efisien.