Ketika sebuah perusahaan tumbuh dan
perkembang, maka akan terjadi perubahan pada pengelolaan keuangannya. Kalau
sebelumnya perusahaan hanya membutuhkan satu atau dua rekening bank, maka
dengan dibukanya cabang-cabang yang baru, kebutuhan rekening untuk operasional akan
bertambah.
Banyaknya rekening bank yang dimiliki
memunculkan masalah baru. Perusahaan kesulitan untuk memantau saldo
masing-masing rekening yang ada di kantor-kantor cabang. Yang terjadi adalah saldo rekening di salah
satu cabang dengan cabang lainnya tidak seimbang. Adanya penumpukan uang disalah satu cabang,
sehingga ada dana mengendap dan tidak efisien.
